Tentang
Kawah Sikidang adalah kawah vulkanik aktif di Dataran Tinggi Dieng, tepatnya di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Indonesia. Dikenal karena aktivitas geotermalnya yang mudah diamati, kawah ini menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di kawasan Dieng Plateau.
Fakta Kunci
Luas area: Sekitar 4–13 hektare
Ketinggian: ±2.093 meter di atas permukaan laut
Aktivitas vulkanik terakhir: Letusan freatik tercatat tahun 1981
Jam buka: Setiap hari, sekitar pukul 07.00–16.00 WIB
Tiket masuk: ±Rp10.000–20.000, termasuk akses ke kompleks Candi Arjuna
Fenomena Geologi
Kawah Sikidang terbentuk akibat aktivitas vulkanik bawah tanah yang masih aktif hingga kini. Ciri khasnya adalah semburan lumpur panas, gas belerang, dan uap yang keluar dari banyak celah tanah. Uniknya, titik semburan utama kawah ini berpindah-pindah dalam rentang waktu beberapa tahun, seolah “melompat” seperti kijang—asal muasal nama “Sikidang.” Suhu di sekitar kawah bisa mencapai 90–100 °C pada titik tertentu.
Daya Tarik Wisata
Pengunjung dapat berjalan di jalur kayu “Jembatan Kayangan” untuk mengamati kawah dari jarak aman, menikmati panorama berkabut khas Dieng, serta mencoba merebus telur di air panas alami. Area ini juga memiliki pasar wisata yang menjual oleh-oleh khas seperti carica, kentang Dieng, dan sabun belerang. Berkat posisinya yang datar, kawasan ini mudah diakses oleh wisatawan dari berbagai usia.
Legenda dan Budaya
Masyarakat setempat mengaitkan kawah ini dengan legenda Pangeran Kidang Garungan dan Dewi Shinta, kisah rakyat yang menjadi bagian dari budaya Dieng. Fenomena “anak gimbal” yang sering ditemukan di kawasan ini juga dipercaya berkaitan dengan legenda tersebut, menambah nilai spiritual kawasan wisata.
Akses dan Fasilitas
Kawah Sikidang berjarak sekitar satu jam perjalanan dari Kota Wonosobo. Fasilitas di area wisata mencakup area parkir, toilet, mushola, warung makan, toko suvenir, dan penyewaan ATV atau kuda. Pengunjung disarankan mengenakan masker untuk mengurangi paparan bau belerang serta mematuhi pagar pembatas demi keselamatan. Kawasan ini ramai terutama pada musim kemarau dan saat digelarnya Dieng Culture Festival.
Lokasi
Jalan Inspeksi Pipa Geothermal, Siterus, Sikunang, Wonosobo, Jawa Tengah, Jawa, Indonesia






